KAIDAH PERTAMA
الاجتهاد لا ينقضي بالاجتهاد
Suatu ijtihad tidak bisa dibatalkan oleh ijtihad lainnya
Kaidah ini adalah landasan dan dasar hukum ketidakbolehan menolak dan menafikan, apalagi sampai kepada menyalahkan atau menyesatkan pendapat hukum lain yang bukan dari golongannya sendiri. Kita harus bijak memilih dan menempatkan dimana dan kapan pendapat hukum itu bisa di gunakan. Jangan sampai kita memilih ijtihad salah satu ulama yang kemudian menyebabkan perpecahan. Atau karena kita tidak boleh menolak pendapat hukum lain, jadi kita menggunakan pendapat hukum itu secara bersamaan.
Misal ada seorang anak muda bernama Maman, dia sudah jatuh cinta kepada Nengsih sejak lama, Dan Nengsih pun tau bahwa Maman mecintainya sejak lama. Pada suatu hari Maman mendengar berita bahwa Nengsih dilamar oleh lelaki yang baru dia kenal, dan Nengsihpun menerimanya. Lalu Maman pun menanyakan kebenaran hal itu kepada Nengsih langsung.
“Neng, apakah benar kamu menerima lamaran lelaki itu?”
“iya kang, aku dan keluargaku menerima lamarannya”
“kenapa Neng?, sedangkan Neng tahu kalau Suatu ijtihad itu tidak bisa dibatalkan oleh ijtihad lainnya. Kamu kan juga tahu Neng, cintaku padamu adalah ijtihad lama, tapi kenapa bisa digugurkan oleh ijtihad baru yang belum terpercaya itu?”
“Iyaa Kang, Neng juga tahu dan keluarga Neng juga mengetahui hal itu. Neng juga tidak menafikan atau menyalahkan ijtihad Akang, tetapi untuk hal ini Akang juga pasti mengerti bahwa kita boleh memilih dan memakai ijtihad yang meyakinkan, dan dirasa cocok dan pas untuk diri dan lingkungan kita. Kan gak mungkin Neng memilih ijtihad shalat subuh memakai qunut sementara keluarga Neng tidak memakai qunut misalnya, karena itu akan menyebabkan perpecahan. Karena akang tidak pasti dan juga tidak meyakinkan, jadi keluarga Neng memilih ijtihad yang lain yang lebih meyakinkan, dan Neng pun begitu, karena semua keluarga Neng memakai dan memilih ijtihad itu, jadi gak mungkin Neng memilih ijtihad cinta Akang, karena itu akan menyebabkan perpecahan”
والله أعلم
Komentar
Posting Komentar